Go to Top
  • No products in the cart.

Partisipasi Pemilih Pemilu dan Pilkada

Pelaksanaan pemilu legislatif kurang lebih tinggal setahun lagi. Dari sekian banyak isu yang menjadi wacana dan perdebatan, partisipasi pemilih kurang mendapatkan perhatian yang memadai. Tingkat partisipasi pemilih, seharusnya menjadi salah satu indikator penting sejauhmana respon pemilih terhadap pemilu.

Berdasarkan data tingkat partisipasi pemilih pada tiga kali pemilu legislatif, menunjukkan tren yang secara konsisten mengalami penurunan. Dari tiga kali pemilu legislatif, jumlah partisipasi makin menurun dari angka 92,99 persen Pemilu 1999, turun menjadi 84,07 persen pada Pemilu 2004, dan terus turun pada angka 70,99 persen di Pemilu 2009.

Tingkat partisipasi pada pemilu legislatif juga tidak berbeda jauh jika diperbandingkan dengan data pilkada gubernur di 11 provinsi dalam kurun waktu 2012-2013. Mulai dari Papua Barat, NAD, Sulawesi Barat, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Papua, Jawa Barat, dan terakhir Sumatera Utara. Secara rata-rata tingkat partisipasi berada pada angka 68,82 persen.

Partisipasi Pemilih Pemilu dan Pilkada

 

722 total views, 1 views today

About Admin SPD

Sindikasi Pemilu dan Demokrasi -- Kanal ide, gagasan, dan pemikiran tentang pemilu, pemerintahan, dan demokrasi Indonesia

Leave a Reply